Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk sebuah karya seni dengan memakai media yang dapat ditangkap oleh mata dan juga dapat dirasakan melalui rabaan kita. Kesan ini diiciptakan dengan cara mengolah konsep bidang, bentuk, titik, volume, warna, garis, dan pencahayaan dengan menggunakan acuan estetika.
Ketahuilah dalam dunia seni rupa bukan hanya tentang bagaimana cara membuatnya. Namun, ada juga aliran-aliran seni rupa tertentu yang khusus membahas atau menciptakan suatu karya dengan tujuan mengekspresikan ide mereka punyai atau juga menggambarkan suatu keadaan ekonomi sosial, budaya yang berkembang di tengah-tengah masyarakat sekarang. Berikut beberapa aliran seni rupa tersebut.
Pertama, Seni Rupa -Aliran Klasikisme-
Aliran seni rupa ini memandang akan upaya penggalian kembali dalam ide-ide estetik pada jaman klasik, yakni Yunani dan Romawi.
Ciri-ciri Aliran Klasikisme:
- Mengedepankan unsur kemegahan
- Idealisme
- Komposisi karya yang cenderung statis
- Identik dalam suasana yang mencengkam
- Objek yang ditampilkan sangat sedikit
Seniman pelopor aliran klasikisme antara lain: Jacqurs Louis Davis (the oath of horaty) dan Leonardo Davinci (Monalisa).
Kedua, Seni Rupa -Aliran Naturalisme-
Seni rupa aliran naturalisme merupakan aliran dalam bentuk, berusaha melukiskan suatu objek sesuai dengan kondisi alam sekitar (nature).
Ciri-ciri Aliran Naturalisme:
- Proporsi
- Memiliki keseimbangan
- Perspektif
- Pewarnaan hampir mirip dengan yang asli
Seniman pelopor aliran naturalisme antara lain: Rembrant, Williamn Hogart dan Frans Hall.
Sedangkan di Indonesia: Abdullah Sudrio Subroto, Basuki Abdullah, Raden Saleh, Gambir Anom dan Trubus.
Ketiga, Seni Rupa -Aliran Realisme-
Seni rupa aliran realisme yang lebih mengedepankan aspek kenyataan atau yang benar-benar ada dan terjadi. Jadi yang ditekankan bukanlah objek, namun suasana dari kenyataan tersebut.
Ciri-ciri Aliran Realisme
- Aliran ini menunjukkan suatu keadaan sosial yang sebenarnya dan umumnya sangat memprihatinkan.
- Contohnya, Kemiskinan, Gelandangan, Pengemis dan lain sebagainya.
Seniman pelopor aliran realisme antara lain: Fransisco de Goya, Gustove Corbert dan Honore Daumier.
Keempat, Seni Rupa -Aliran Romantisme-
Aliran seni rupa dengan melukiskan cerita-cerita romantis, semisal suatu tragedi yang dahsyat, kejadian drmatis dan umumnya ditampilkan dalam sebuah cerita roman.
Ciri-ciri Aliran Romantisme:
- Menggambarkan suatu emosi yang memuncak
- Penuh dengan dinamika
- Menggambarkan peristiwa yang dramatis
Tokoh dalam plopor aliran romantisme antara lain: Eugena delacroix.
Kelima, Seni Rupa -Aliran Impresionisme-
Aliran Impresionisme mengutamakan kesan sekilas dari suatu objek yang dituliskan. Kesan ini umumnya didapat melalui bantuan sinar matahari yang merefleksikan ke mata mereka.
Ciri-ciri Aliran Impresionisme
Karya cenderung tidak mendetail, hanya kesan dan tanpa garis penegas
Obyek yang dihasilkan terlihat kabur
Seniman pelopor aliran impresionisme antara lain: Claude Monet.
Keenam, Seni Rupa -Aliran Ekspresionisme-
Aliran ekspresionisme adalah seni rupa yang diutamakan curahan batin secara bebas atau melukis dengan goresan warna dan garis terlihat spontan, cepat, tegas dan dinamis atau penuh dengan gerak.
Seniman tokoh pelopor aliran ekspresionisme antara lain: Vincent van Gogh, Affandi (ekspresionisme plototan)
Ketujuh, Seni Rupa -Aliran Kubisme-
Aliran kubisme ini lahi sekitar tahun 1907. Aliran ini menggambarkan alam menjadi beragam macam bentuk geometris seperti segiempat, segitiga, lingkaran, silinder, bola, kerucut, kubus dan kotak.
Seniman pelopor aliran kubisme antara lain: Pablo Picasso dan Paul Cezane.
Kedelapan, Seni Rupa -Aliran Abstrakisme-
Aliran Abstrakisme dengan menggambarkan objek alam secara tidak nyata, karena umumnya lebih ditentukan ide pelukis. Seni yang satu ini menampilkan unsur-unsur seni rupa yang disusun tidak terbatas pada bentuk-bentuk yang ada di alam. Garis, warna dan bentuk tanpa mengindahkan bentuk asli di alam.
Seniman tokoh pelopor aliran abstrakisme antara lain: Jackson Pollock dan Piet Mondrian.
Kesembilan, Seni Rupa -Aliran Dadaisme-
Suatu aliran seni rupa yang menyajikan karya artistik dari bentuk yang sangat mengerikan atau kekanak-kanakan disebut naive, terkadang kesannya seperti main-main.
Ciri-ciri Aliran Dadaisme:
- Didominasi dengan warna hitam
- Merah, Hijau, Putih memakai pewarnaan primer
- Kontras dan Tajam
- Cenderung menggambarkan kembali ke jaman primitive
- Kuno
- Magic
- Tekesan seperti main-main
- Naive
Seniman tokoh atau pelopor aliran dadaisme antara lain: Paul Gauguin dan Paul Klee.
Kesepuluh, Seni Rupa -Aliran Surealisme-
Aliran Surealisme menggambarkan akan hal-hal yang khayal seperti di alam mimpi. Sehingga banyak menampilkan hal-hal yang begitu aneh nan ajain yang sebenarnya diluar logika kita.
Seniman tokoh atau pelopor aliran surealisme antara lain: Salvador Dalli.
Kesebelas, Seni Rupa -Aliran Fauvisme-
Ciri-ciri Aliran Fauvisme:
- Hasil karyanya cenderung memakai warna-warna yang liar.
Seniman tokoh atau pelopor aliran fauvisme antara lain: Andre Dirrain, Henry Matisse, Maurice de Vlamink, Rauol Dufy dan Kess van Dongen.
Keduabelas, Seni Rupa -Aliran Futurisme-
Aliran Futurisme, seni rupa yang berusaha menampilkan kedinamisan dan berusaha mengutarakan gerak serta khayalan di masa yang akan datang.
Seniman tokoh pelopor aliran futurisme antara lain: Marcel duschamp (nude descending a saircase), Umberto, Boccioni, Carlo Cara, Severini, Giccomo Ballad dan Ruigi Russalo.
Ketigabelas, Seni Rupa -Aliran Pop-art-
Aliran seni pop atau pop-art berawal dan bekembang di Amerika sekitar tahun 1956. Aliran ini muncul dikarenakan kejenuhan dengan seni yang tanpa adanya objek dan untuk mengingatkan kita akan keadaan sekitar yang telah lam terlupakan. Objeknya pun beragam, tergantung benda apa yang mereka temukan akan mereka jadikan sebuah objek seni.
Seniman tokoh atau pelopor aliran pop-art antara lain: Tom Wasselman dan tokoh lainnya.
Keempatbelas, Seni Rupa -Aliran Instalasi-
Aliran seni instalasi atau seni pemasangan adalah seni yang memasang, menyatukan dan mengkontruksikan sejumlah benda yang dapat merujuk pada suatu konteks atau menggambarkan suatu keadaan.
Artikel Terkait: Seni Rupa Tradisional, Terapan dan Beserta Cabang-cabangnya.
Seniman tokoh pelopor aliran instalasi antara lain: Casto (Membuat pagar digurun pasir menggunakan kain dan panjangnya tersebut berkilo-kilo meter).